meriahkan-festival-pahlawan-anak-2026-agustus-mendatang
| Save the Children Indonesia
News
Meriahkan Festival Pahlawan Anak 2026, Agustus Mendatang
By Devy Lubis
Wed, 15 Jul 2026

Menjadi pahlawan tak selalu berarti melakukan hal-hal besar. Terkadang, kepedulian sederhana seperti kesediaan meluangkan waktu untuk mendengarkan, melindungi, atau memberi ruang aman bagi seorang anak, sudah menjadi awal dari perubahan.

Gagasan itulah yang diangkat dalam Festival Pahlawan Anak 2026, festival publik persembahan Save the Children Indonesia. Event ini menandai 50 tahun inisiatif tersebut bergerak di Indonesia. 

Mengusung tema ‘Act Now, Save Lives’, festival mengajak masyarakat melihat lebih dekat dan lebih jernih, betapa masa depan anak Indonesia selalu menjadi tanggung jawab bersama.

Ajakan tersebut lahir dari kenyataan yang tidak bisa diabaikan. Dalam beberapa tahun terakhir, kasus kekerasan di lingkungan pendidikan meningkat tajam, ratusan ribu anak kehilangan akses belajar akibat bencana, sementara ruang digital yang semakin akrab dengan kehidupan sehari-hari masih menyimpan berbagai risiko bagi anak. 

Tantangan-tantangan inilah yang menjadi titik awal lahirnya Festival Pahlawan Anak.

Selama 13–16 Agustus 2026 di Main Atrium Gandaria City, Jakarta, pengunjung akan menemukan pengalaman yang lebih dari sekadar festival keluarga. Rangkaian acaranya memadukan edukasi, hiburan, dan aksi sosial melalui pameran imersif, permainan edukatif, bincang inspiratif, pertunjukan musik, hingga kompetisi anak sekolah. 

Pada malam pembukaan, festival juga menghadirkan Charity Night di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel sebagai bagian dari upaya memperluas dukungan bagi perlindungan hak anak.

Salah satu pengalaman yang paling menarik adalah Pameran Cerita Imersif. Melalui pendekatan visual, sensorik, dan interaktif, pengunjung diajak melihat dunia dari sudut pandang anak ketika ruang aman mereka tiba-tiba hilang. 

Instalasi ini bukan sekadar menghadirkan cerita, tetapi membangun empati sekaligus mengingatkan bahwa setiap orang memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak.

Suasana festival juga dibuat ramah bagi keluarga. Anak-anak dapat mengikuti berbagai fun games yang memperkenalkan hak-hak anak melalui aktivitas menyenangkan. Mulai dari simulasi menyiapkan tas siaga bencana, edukasi gizi melalui Isi Piringku, hingga mengenali batasan tubuh dan pentingnya persetujuan (consent). 

Setiap keluarga juga akan memperoleh activity book yang dapat dibawa pulang sebagai media belajar bersama.

Sementara itu, orangtua, orang dewasa, dan masyarakat umum dapat mengikuti Bincang Inspiratif bersama tokoh publik, pakar, dan praktisi yang membahas isu pengasuhan, pendidikan, hingga kesehatan anak. 

Sejumlah nama yang dijadwalkan hadir antara lain Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Angga Dwimas Sasongko, Dewi Soeharto, Maudy Ayunda, dan Najwa Shihab. Menjelang sore hingga malam, panggung festival akan diisi pertunjukan musik yang membawa pesan kepedulian melalui penampilan Nada Swara Gembira, Quinn Salman, serta musisi lainnya.

Festival ini mengingatkan bahwa perlindungan anak bukanlah pekerjaan satu organisasi, melainkan gerakan kolektif yang membutuhkan partisipasi semua orang. 

Sebagaimana Dessy Kurwiany Ukar (Save the Children Indonesia) mengingatkan, ketika setiap orang memilih untuk peduli dan bertindak, sekecil apapun langkahnya, masa depan yang lebih aman dan lebih baik bagi anak-anak Indonesia pun mulai dibangun.(*)


Share
Nyonya Secret

Pilihan Redaksi

Berita Terpopuler

Berita Terbaru