Senja selalu memiliki cara tersendiri untuk memperlambat waktu di Sanur. Langit perlahan berubah keemasan, ombak bergulung lembut menuju pantai, sementara semilir angin laut menghadirkan ketenangan yang sulit ditemukan di tempat lain. Dalam suasana seperti itulah Byrd House Bali mengajak para tamu melakukan perjalanan kuliner menuju pesisir Tuscany tanpa perlu meninggalkan Pulau Dewata.
Akhir pekan nanti, pada 26 Juni 2026, destinasi tepi pantai yang berada di kawasan Segara Village Hotel ini menghadirkan “Tuscan Dinner by Chef Luca Masini”. Sebuah pengalaman bersantap yang terinspirasi oleh gaya hidup pesisir Italia. Bukan sekadar makan malam tematik, melainkan sebuah perayaan atas nilai-nilai yang telah lama menjadi jantung kuliner Tuscany. Kesederhanaan, kehangatan, dan kebersamaan.
Bagi masyarakat Tuscany, makanan tidak pernah hanya soal rasa. Ia adalah alasan untuk berkumpul, berbagi cerita, dan menikmati waktu tanpa tergesa. Filosofi inilah yang menjadi benang merah dalam setiap hidangan yang disajikan sepanjang malam.
Di balik pengalaman tersebut hadir Executive Chef Luca Masini, sosok yang lahir dan tumbuh di Livorno, kota pelabuhan bersejarah di pesisir barat Tuscany. Meski kariernya telah membawanya melintasi berbagai negara, dari Eropa hingga Asia Pasifik, akar kulinernya tetap berpijak pada tradisi Italia-Mediterania yang menghargai kualitas bahan sebagai bintang utama di atas piring.
“Bagi saya, masakan Tuscany sangat emosional,” ungkapnya.
Baginya, inti hidangan bukan soal kerumitan proses memasak. “Tapi merayakan bahan-bahan terbaik, kehangatan yang tulus, dan kebahagiaan yang lahir dari kebersamaan di meja makan,” kata dia, menambahkan.
Rasa yang berakar dari kampung halaman
Melalui menu lima hidangan yang dikurasi khusus, Chef Luca menerjemahkan kenangan akan kampung halamannya ke dalam rangkaian sajian yang kaya karakter. Hasil laut segar, bahan musiman, dan elemen-elemen handmade menjadi fondasi utama menu malam itu.
Sentuhan khas Tuscany hadir dalam bentuk yang elegan namun tidak berlebihan, memperlihatkan bagaimana resep-resep tradisional dapat tampil relevan dan memikat di meja makan modern. “Santai, penuh kegembiraan, dan kaya rasa,” ujarnya, menyinggung pengalaman kuliner khas yang ditawarkan pesisir tanah kelahirannya.
Yang menarik, perjalanan rasa tersebut juga memanfaatkan kekayaan bahan lokal Bali. Perpaduan antara inspirasi pesisir Mediterania dan hasil bumi tropis menciptakan harmoni yang unik—menghadirkan pengalaman yang terasa autentik sekaligus dekat dengan tempat di mana ia disajikan.
Bagi para pencinta wine, tersedia pilihan wine pairing yang dirancang untuk menemani setiap hidangan. Setiap tegukan dipilih untuk melengkapi tekstur, aroma, dan karakter rasa yang berkembang sepanjang malam. Menciptakan pengalaman bersantap yang menyeluruh dan berlapis.
Santap senja di tepi Laut Sanur
Namun daya tarik malam itu tidak berhenti pada menu. Seperti banyak pengalaman kuliner terbaik di dunia, suasana memegang peranan yang sama pentingnya dengan makanan.
Di Byrd House Bali, meja-meja makan menghadap hamparan laut Sanur yang tenang. Alunan musik akustik mengisi ruang tanpa mendominasi percakapan, sementara cahaya senja perlahan berganti menjadi gemerlap malam. Hasilnya adalah atmosfer yang terasa intim, santai, dan mengundang tamu untuk berlama-lama menikmati setiap momen.
Karakter tersebut pula yang menjadikan Byrd House Bali sebagai salah satu destinasi kuliner yang terus menarik perhatian di Sanur. Dikenal melalui sajian Italia-Mediterania, pasta buatan tangan, serta hidangan laut segar, restoran ini berhasil memadukan pesona pantai dengan sentuhan elegan yang bersahaja.
Pengalaman bersantap di sini terasa istimewa tanpa kehilangan kehangatan yang membuat tamu merasa nyaman.
Melalui “Tuscan Dinner by Chef Luca Masini”, Byrd House Bali menawarkan lebih dari sekadar menu spesial satu malam. Ia menghadirkan sepotong gaya hidup pesisir Italia di mana makanan dinikmati perlahan, percakapan mengalir tanpa batas, dan kebahagiaan sering kali ditemukan dalam hal-hal yang paling sederhana.
Saat malam berakhir dan suara ombak terus berirama di kejauhan, yang tersisa bukan hanya kenangan akan hidangan yang lezat, melainkan juga pengalaman yang mengingatkan bahwa santapan terbaik selalu lahir dari perpaduan antara rasa, suasana, dan kebersamaan.
Byrd House Bali buka setiap hari. Mulai pukul 6.30 pagi hingga larut malam. Tujuh hari dalam sepekan.