dieng-sambut-libur-sekolah-hadirkan-pengalaman-wisata-berkesan
| Dok. Kemenparekraf/Handout
Travel Idea
Dieng Sambut Libur Sekolah, Hadirkan Pengalaman Wisata Berkesan
By Devy Lubis
Sun, 21 Jun 2026

Musim libur sekolah selalu menjadi momen yang dinanti banyak keluarga untuk berwisata bersama. Di Jawa Tengah, satu destinasi yang kembali diprediksi menjadi magnet utama wisatawan adalah Dieng. Negeri di atas awan yang menawarkan perpaduan panorama alam, warisan budaya, dan pengalaman unik yang sulit ditemukan di tempat lain di Indonesia.

Menjelang periode liburan Juni–Juli 2026, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengajak seluruh pelaku pariwisata di kawasan Dieng untuk meningkatkan kesiapan layanan, keselamatan, dan pengelolaan destinasi guna menghadirkan pengalaman berwisata yang semakin berkualitas.

Dalam kunjungan ke sejumlah destinasi wisata di kawasan Dieng, Sabtu 20 Juni 2026, Wamenpar menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan wisatawan dapat menikmati liburan yang aman, nyaman, dan berkesan.

“Kami terus mengimbau pengelola destinasi, pengelola homestay, dan seluruh pelaku wisata agar mempersiapkan diri secara optimal serta memberikan layanan prima kepada wisatawan. Dengan demikian, pengalaman berwisata yang aman, nyaman, berkualitas, dan berkelanjutan dapat benar-benar terwujud,” ujar Ni Luh Puspa.

Pesona negeri di atas awan


Terletak di perbatasan Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara, Dieng memiliki daya tarik yang membuat wisatawan selalu ingin kembali. Hamparan pegunungan yang hijau, udara pegunungan yang sejuk, serta kekayaan budaya yang telah terjaga selama ratusan tahun menjadikan kawasan ini salah satu destinasi unggulan Jawa Tengah.

Memasuki pertengahan tahun, pesona Dieng semakin istimewa dengan munculnya fenomena alam Bun Upas atau embun es. Fenomena yang tergolong langka di Indonesia ini kerap muncul ketika suhu turun drastis pada akhir Mei hingga Juni, menciptakan lapisan kristal es tipis yang menyelimuti rerumputan dan tanaman di dataran tinggi Dieng. 

Tak heran jika momen ini selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin merasakan sensasi musim dingin khas Indonesia.

Jelajah ikon wisata

Dalam kunjungannya, Wamenpar menyempatkan diri meninjau sejumlah destinasi favorit wisatawan di Desa Wisata Dieng Kulon. Mulai dari Kawah Sikidang yang terkenal dengan aktivitas vulkaniknya. Keindahan Telaga Warna dengan gradasi warna air yang memikat, hingga Kompleks Candi Arjuna yang menjadi saksi sejarah panjang peradaban Hindu di tanah Jawa.

Kesiapan destinasi jadi prioritas

Selain memastikan kesiapan destinasi, Kementerian Pariwisata bersama pemerintah daerah juga mendorong pengelola untuk terus memperkuat penerapan standar operasional prosedur (SOP), mitigasi risiko, serta pengelolaan destinasi yang berkelanjutan. 

Upaya tersebut menjadi semakin penting mengingat pemerintah daerah memproyeksikan sekitar 34 ribu perjalanan wisata akan terjadi selama periode libur sekolah tahun ini.


Wamenpar juga mengingatkan wisatawan untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, terutama mengingat suhu udara Dieng yang dapat turun cukup ekstrem pada malam hingga dini hari. Kondisi kendaraan yang prima serta perlengkapan hangat menjadi hal yang perlu diperhatikan sebelum berangkat.

Sementara itu, aspek keamanan turut menjadi perhatian utama. Pemerintah daerah dan pengelola destinasi terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian guna mengantisipasi lonjakan kendaraan dan kepadatan di sejumlah titik strategis menuju kawasan wisata. 

Momen yang andil menggerakkan ekonomi lokal

Di balik meningkatnya kunjungan wisatawan, tersimpan harapan besar bagi masyarakat lokal. Aktivitas wisata yang semakin ramai diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi kawasan, mulai dari pelaku usaha homestay, pedagang kuliner, pemandu wisata, hingga pengrajin lokal yang menggantungkan penghidupannya pada sektor pariwisata.

Bagi banyak keluarga, libur sekolah adalah kesempatan untuk menciptakan kenangan bersama. Dan bagi Dieng, musim liburan tahun ini menjadi momentum untuk kembali menunjukkan bahwa destinasi yang dikelola dengan baik tidak hanya menghadirkan keindahan alam, tetapi juga pengalaman wisata yang aman, nyaman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.***

Share
Penta
Nyonya Secret

Pilihan Redaksi

Berita Terpopuler

Berita Terbaru