Piala Dunia selalu menjadi ajang bergengsi bagi pemain, pelatih, dan tim nasional dari seluruh dunia. Pun halnya dengan turnamen 2026, yang secara perdana dihelat tiga negara sekaligus: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Total 48 timnas menjadi pesertanya. Ini juga hal baru bagi FIFA, yang biasanya melibatkan 32 negara kontestan (sejak 1998).
Berdasarkan catatan FIFA, penyelenggaraan Piala Dunia 2026 dengan tiga negara sebagai tuan rumah sukses menarik jumlah penonton di setiap laga—dengan tingkat okupansi kursi stadion mencapai 99%. Total penonton yang hadir secara langsung di stadion mencapai 3.605.357 orang, dihitung hingga laga penyisihan grup antara Jerman vs Ekuador, 25 Juni silam.
Rekor sebelumnya terjadi di Piala Dunia 1994, ketika total jumlah penonton mencapai hampir 3,6 juta orang hingga laga final. Alhasil, presensi hadirin di Piala Dunia 2026 jelas sekali akan bertambah drastis karena turnamen belum juga setengah jalan. Baru selesai babak penyisihan grup alias baru masuk babak 32 besar.
BACA JUGA : Ronaldo dan Messi Rekor Piala Dunia
Perhitungan secara ekonomi, termasuk pendapatan dari penjualan tiket atau keuntungan devisa bagi setiap tuan rumah belum diumumkan. Namun, memasuki fase knockout, sudah ada banyak rekor yang berhasil dipatahkan.
Berdasarkan kontestan, Afrika menorehkan sejarah baru dengan mengirimkan sembilan wakil untuk bertarung di babak 32 besar. Dari 10 timnas asal Afrika, hanya Tunisia yang gagal melaju. Pencapaian luar biasa ini memecahkan rekor sebelumnya, di mana Afrika paling banyak meloloskan dua tim, yakni pada edisi 2014 di Brasil dan 2022 di Qatar.
Cape Verde mengguratkan prestasi tertingginya. Baru sekali ini tampil di Piala Dunia, negara kecil dengan populasi sekitar 500 ribu jiwa itu sukses lolos ke babak 32 besar tanpa menelan kekalahan di fase grup. Seiring dengan Cape Verde, tuan rumah Kanada, Bosnia-Herzegovina, RD Kongo, Pantai Gading, Mesir, dan Afrika Selatan juga mengukir sejarah masing-masing dengan melaju ke fase knockout Piala Dunia untuk kali pertama.
FIFA juga mengumumkan rekor baru terkait torehan gol. Selama fase penyisihan yang membagi 48 tim dalam 12 grup, total 215 gol tercipta dalam 72 pertandingan. Rata-rata 3 gol untuk setiap laga. Rekor ini cukup superior dibandingkan total gol di fase grup Piala Dunia 2022, yaitu 120 gol dari total 48 pertandingan yang melibatkan 32 negara peserta. Rata-rata 2,5 gol tiap laga.
Rerata gol tercipta di tiap pertandingan tersebut menandai betapa kompetitif Piala Dunia 2026, sekaligus tingginya tingkat kepuasan penonton yang selalu mengharapkan momen bersejarah ketika bola mengoyak jaring gawang.
Juara Piala Dunia 2018 Prancis, Jerman, dan Belanda menjadi tim paling subur. Masing-masing telah mengemas 10 gol.
Untuk pencapaian personal, legenda Argentina Lionel Messi mengemuka sebagai top scorer sementara Piala Dunia 2026 dengan enam gol di fase grup. Di bawahnya, Kylian Mbappe (Prancis), Ousmane Dembele (Prancis), Vinicius Junior (Brasil), dan Erling Haaland (Norwegia) masing-masing mencetak empat gol.
Cristiano Ronaldo dari Portugal memang baru menorehkan dua gol, yaitu ketika timnya melumat Uzbekistan 5-0 di fase grup. Namun ia juga mencatat rekor sebagai pemain pertama yang berhasil menjebol gawang lawan dalam enam edisi Piala Dunia secara beruntun (2006-2026).
Ia berusia 41 tahun dan 138 hari ketika mengoyak gawang Uzbekistan, yang menempatkannya sebagai pencetak gol tertua kedua di ajang Piala Dunia setelah Roger Milla dari Kamerun. Ditambah dua gol terakhir, Ronaldo juga menjadi top scorer sepanjang masa timnas Portugal di ajang Piala Dunia dengan torehan 10 gol melewati legenda Eusebio yang mengoleksi 9 gol.
Ronaldo menunjukkan bahwa usia hanyalah angka, tapi performa gemilang Messi menjadi bukti nyata bahwa rekor ada hanya untuk dipatahkan.
Bersama Ronaldo, Leo Messi juga tampil dalam enam edisi Piala Dunia secara beruntun (2006-2026). Selain menjadi top scorer sementara dengan enam gol di Piala Dunia 2026, Messi telah mengukir rekor fantastis sebagai penyerang tersubur sepanjang masa dengan torehan (sementara) 19 gol. Ia melewati catatan 16 gol dari Miroslav Klose, penyerang Jerman yang tampil di empat edisi Piala Dunia (2002, 2006, 2010, dan 2014).
Satu yang mengintai rekor itu barangkali adalah Kylian Mbappe. Bomber Prancis ini juga mencetak 16 gol di Piala Dunia 2018, 2022, dan sekarang 2026. Umurnya 27 tahun dan ia masih berpeluang mengikuti beberapa turnamen edisi berikutnya.
Terlepas dari kemungkinan tersebut, Messi tetaplah menjadi sang legenda hidup yang senantiasa mengukir rekor baru. Ia membawa Albiceleste juara Piala Dunia 2022 di Qatar. Banyak yang berharap ia akan melakukannya sekali lagi tahun ini.***
ARTIKEL LAINNYA : PIALA DUNIA 2022 dan 2026