Industri penerbangan Indonesia terus menunjukkan kemajuan melalui kerja sama strategis antara PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dan Batam Aero Technic (BAT) dalam penguatan layanan Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO). Penandatanganan Nota Kesepahaman yang berlangsung di Training Center PTDI, Bandung, menjadi langkah awal kolaborasi yang berorientasi pada pengembangan industri dan sumber daya manusia.
Direktur Niaga, Teknologi & Pengembangan PTDI, Moh Arif Faisal, menyampaikan bahwa kerja sama ini membuka peluang strategis ke depan. “Kerja sama ini tidak hanya berfokus pada pemanfaatan sumber daya yang dimiliki masing-masing pihak, tetapi juga menjadi bagian dari upaya PTDI untuk meningkatkan daya saing di sektor layanan purna jual. Kami melihat adanya potensi kolaborasi yang kuat, baik dari sisi kapabilitas teknis, pengembangan SDM, maupun peluang pasar yang dapat dikembangkan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Batam Aero Technic, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, menekankan pentingnya kolaborasi ini bagi industri secara luas. “Kerja sama ini merupakan sinergi yang saling melengkapi antara industri dan pengembangan sumber daya manusia. Kami optimis, kolaborasi ini tidak hanya memperkuat kapabilitas perusahaan, tetapi juga memberikan dampak positif yang luas, baik bagi pelanggan, tenaga kerja, maupun masyarakat,” jelasnya.
Bagi maskapai, peningkatan kapabilitas MRO di dalam negeri memberikan layanan yang lebih efisien dan andal. Bagi tenaga kerja, terbuka akses pelatihan dan sertifikasi untuk meningkatkan kompetensi. Sementara masyarakat sebagai pengguna jasa penerbangan turut merasakan manfaat melalui peningkatan keselamatan dan kenyamanan perjalanan udara.•••
BACA JUGA : Lion Air Dukung Konektivitas Global Jemaah Haji, Layani 52 Bandara Internasional