pameran-kolaborasi-jejak-emas-99-tahun-soedjai-kartasasmita-dan-dies-natalis-instiper
| Dok Istimewa
Photography
Pameran Kolaborasi 'Jejak Emas 99 Tahun' Soedjai Kartasasmita dan Dies Natalis INSTIPER
Makhfud Sappe
Thu, 01 Jan 2026

Yogyakarta – Pameran fotografi kolaborasi memperingati usia 99 tahun  Soedjai Kartasasmita—biasa disapa Pak Soedjai—digelar Kampus Istitut Pertanian Stiper (INSTIPER), Yogyakarta, mulai 26 November 2025. Bertajuk “Jejak Emas 99 Tahun: Pameran Kolaborasi Soedjai dan Sahabat” sekaligus menyambut Dies Natalis Ke-67 INSTIPER.

Pameran menampilkan karya dari 99 fotografer, termasuk Pak Soedjai. Angka tersebut bersifat simbolis, merujuk pada Asmaul Husna—99 nama Allah SWT—dan sejalan dengan usia Soedjai Kartasasmita. Koleksi yang dipamerkan adalah karya para sahabat dan rekan seperjalanan.

Karya-karya Soedjai Kartasasmita yang dipajang menunjukkan keragaman tema, mulai dari "Golden Leaves Cordoba" (2008), Patung Gupolo di Keraton Solo (2013), atraksi "Pacu Jawi" di Batusangkar (2010), keanggunan penari Bali (2010), hingga potret kehidupan di kebun sawit.

Keragaman ini diamini oleh kurator Risman Marah dalam katalog pameran. Risman menulis, “Pak Soedjai tidak pernah membatasi tema. Apa pun yang muncul di hadapannya, akan terekam.”

Sosok Soedjai digambarkan secara multidimensional oleh kurator pameran. Arbain Rambey, salah satu kurator, menyebutnya sebagai tokoh yang hadir dalam dunia fotografi Indonesia sejak puluhan tahun lalu, dan sampai usianya menjelang 100 tahun pun perhatiannya tidak pernah lepas dari fotografi. Kurator Johny Hendarta mengenalnya dari sisi lain. “Saya mengenal beliau sebagai seorang ahli perkebunan yang memiliki hobi fotografi,” tulisnya.

Pandangan lain datang dari fotografer Darwis Triadi, yang mengungkapkan kekagumannya. “Pak Soedjai, saya sangat kagum kepada beliau karena semangatnya yang begitu tinggi dalam fotografi, walaupun hanya sebagai hobi, dan usianya terpaut jauh dari rekan-rekan lain.”

Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Irwandi, yang juga bertindak sebagai kurator, memberikan perspektif filosofis. Menurut dia, Pak Soedjai mewakili generasi yang melihat fotografi bukan sekadar ekspresi estetis, tetapi juga sebagai sarana untuk memberi makna pada keseharian, perjalanan, dan penghayatan terhadap dunia.

Pameran ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi terhadap kehidupan yang penuh karya, tetapi juga menampilkan keragaman genre fotografi. Karya-karya yang dipajang meliputi berbagai aliran, mulai dari street photography dan makro hingga landscape, yang merefleksikan semangat kolaborasi dalam dunia fotografi.

Dari Jakarta melalui whatsup, Soedjai Kartasasmita menyampaikan rasa terima kasih atas terwujudnya kolaborasi antara INSTIPER dan ISI Yogyakarta dalam penyelenggaraan pameran ini. Dia mengucapkan terima kasih kepada Rektor INSTIPER, Rektor ISI Yogyakarta, Direktur AKPY, Purwadi, Risman Marah, dan seluruh panitia.

Pameran ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk menumbuhkan semangat berkarya.

Bagi Anda yang ingin melihat seluruh karya yang dipamerkan secara lengkap, silakan klik tautan berikut: Jejak Emas 99 Tahun

Share
Nyonya Secret

Pilihan Redaksi

Berita Terpopuler

Berita Terbaru