56-tahun-gramedia-bertumbuh-bersama-menyebarkan-makna
| GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA
Hotstuff
56 Tahun Gramedia: Bertumbuh Bersama, Menyebarkan Makna
Devy Lubis
Mon, 09 Feb 2026

Berangkat dari proses panjang yang dijalani bersama masyarakat, Gramedia memaknai pertumbuhannya sebagai bagian dari ekosistem literasi dan kreativitas yang terus hidup. Buku, ide, dan ruang saling bertemu. Membentuk hubungan yang perlahan namun konsisten. Menumbuhkan cara belajar, berpikir, dan berkreasi lintas generasi. 

Melalui tema #TumbuhBermakna, refleksi ini hadir sebagai penanda perjalanan Gramedia yang kini memasuki usia ke-56, sekaligus komitmen untuk terus menyebarkan dampak yang relevan dan berkelanjutan

Selama lebih dari lima dekade, Gramedia tumbuh berdampingan dengan perubahan zaman. Dari rak buku hingga ruang diskusi, dari halaman cetak hingga ekosistem digital, perjalanannya dibentuk oleh satu benang merah: keinginan untuk tetap dekat dengan kebutuhan masyarakat. Bagi Gramedia, pertumbuhan bukan sekadar soal skala bisnis, melainkan tentang bagaimana kehadirannya memberi arti dalam kehidupan sehari-hari.


“Pertumbuhan tidak hanya diukur dari ekspansi, tetapi dari dampak yang dirasakan masyarakat,” ujar Priyo Utomo, CEO Gramedia, melalui keterangan tertulis 5 Februari 2026. Semangat inilah yang mendorong mereka terus berinovasi. Memperluas akses literasi, membuka ruang kolaborasi, dan merawat hubungan jangka panjang dengan pembaca serta berbagai komunitas kreatif.

Toko Buku sebagai Ruang Bertemu

Di awal 2026, semangat tersebut diwujudkan melalui pembukaan tiga toko baru: Gramedia Palangkaraya, Gramedia Summarecon Mall Serpong, dan Gramedia Summarecon Mall Bekasi. Kehadiran toko-toko ini bukan semata penambahan titik ritel, melainkan upaya mendekatkan buku dan pengalaman belajar ke lebih banyak wilayah.

Konsep toko pun terus berevolusi. Gramedia mengembangkan ruang yang lebih interaktif dan inspiratif, tempat orang bisa membaca, berbincang, mengikuti aktivitas kreatif, hingga terhubung dengan ekosistem digital. Toko buku menjadi ruang hidup, bukan sekadar tempat singgah.

Berbagi Kado, Menyemai Masa Depan

Makna bertumbuh juga diterjemahkan lewat langkah-langkah kecil yang berdampak. Melalui program Berbagi Kado, Gramedia menyalurkan paket perlengkapan sekolah dan buku bacaan ke enam sekolah di lima wilayah Indonesia, termasuk daerah 3T dan wilayah dengan keterbatasan fasilitas belajar.

Setiap paket dirancang sebagai “kado”—berisi produk perlengkapan sekolah, serta buku bacaan—yang diharapkan bisa membuka peluang belajar lebih luas dan menumbuhkan kecintaan pada literasi sejak dini. Sebuah pengingat bahwa akses terhadap pengetahuan sering kali dimulai dari hal-hal sederhana.


Ketika Kreativitas Menjadi Bahasa Bersam

Pada fase ini, Gramedia juga memperkuat makna pertumbuhan melalui kolaborasi kreatif. Salah satunya dengan ilustrator Nadya Noor, yang menghadirkan visual wajah baru Gramedia. Kehadirannya merepresentasikan literasi, kreativitas, dan koneksi dengan generasi pembaca masa kini.

“Makna tumbuh bagi saya adalah sesuatu yang tidak berhenti di satu titik,” ujar Nadya. “Ia menyebar, lalu menumbuhkan kembali. Gramedia hari ini bukan hanya bertumbuh, tetapi sudah berada pada fase menyebarkan dampak ke pembaca, industri buku, hingga ekosistem kreatif yang lebih luas.”

Semangat kolaborasi ini juga terasa dalam rangkaian acara Sapa Bermakna yang digelar di Gramedia Jalma, Jakarta, diikuti secara onsite dan daring. Melalui sesi diskusi, para pemimpin, mitra bisnis, kreator, hingga penulis berbagi pandangan tentang tantangan bisnis 2026, inovasi ritel, integrasi online-to-offline, serta pentingnya kolaborasi lintas industri untuk menjaga ekosistem literasi tetap tumbuh.

Merayakan Bersama Pembaca

Perayaan perjalanan 56 tahun ini pun dirayakan bersama para pembaca. Gramedia menghadirkan berbagai promo spesial di tiga toko barunya, mulai dari diskon buku terbitan Gramedia hingga produk home brand pilihan. Sebuah cara sederhana untuk mengajak pembaca ikut merasakan semangat #TumbuhBermakna.

Di usia ke-56, Gramedia memilih untuk terus bergerak dengan kesadaran yang lebih matang. Belajar dari masa lalu, merespons masa kini, dan menyiapkan ruang bagi masa depan. Karena pada akhirnya, pertumbuhan yang bermakna adalah tentang bagaimana pengetahuan terus menemukan jalannya, dan bagaimana sebuah ekosistem bisa tumbuh bersama orang-orang di dalamnya.***


Share
Banner Odhua
Nyonya Secret
Ciputral Hotel JKT

Pilihan Redaksi

Berita Terpopuler

Berita Terbaru