Kolaborasi FPSI dan Kampus Hadirkan Festival Fotografi Muda Bertaraf Internasional
Yogyakarta, Februari 2026 — Federasi Perkumpulan Senifoto Indonesia (FPSI) berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan Fotografi (HMJ) dan ISI- Yogyakarta, menyelenggarakan 1st Indonesia International Youth Photo Festival (IIYPF) 2026. Selain HMJ Fotografi – ISI Yogayakarta, kepanitiaan IIYPF juga di dukung oleh UKM UFO - Universitas Gajah Mada - Yogyakarta dan UKM DWPh - Universitas Duta Wacana - Yogyakarta serta dimentori oleh Himpunan SeniFoto Amatir Yogyakarta (HISFA). Ke empat klub tersebut adalah anggota FPSI.
IIYPF yang adalah sebuah ajang fotografi yang baru pertama kalinya dilaksanakan di Indonesia secara luas di nasional maupun internasional, yang berfokus pada penguatan peran generasi muda dalam perkembangan fotografi Indonesia dan dunia. IIYPF yang memperkuat serta memperluas jejaring fotografer muda dikemas selama 10 hari ini dari tanggal 5-14 Februari 2026 yang diharapkan dapat melibatkan ribuan generasi muda.
FPSI yang telah berdiri selama 52 tahun merupakan bagian penting yang tidak bisa dilepaskan dari sejarah fotografi nasional. Selama lebih dari lima dekade, FPSI terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, teknologi, dan perubahan cara pandang dalam berkarya. Sejak pertengahan Agustus 2024, FPSI secara strategis menempatkan generasi muda sebagai fokus utama pengembangan fotografi Indonesia, dengan penekanan pada penguatan aspek teknis, etika, serta wawasan global. Saat ini FPSI menaungi40 klub foto yang tersebar di 20 kota di Indonesia dengan jumlah anggota mencapai ribuan fotografer. 11 klub di antaranya merupakan klub foto mahasiswa.


Sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan fotografi, FPSI juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta tahun lalu. Kolaborasi ini membuka ruang pembelajaran, inovasi, dan pertukaran pengetahuan berkelanjutan, seperti Indonesia International Youth Photo Festival 2026, yang diselenggarakan dengan dukungan kepanitiaan lintas universitas.
Ketua Umum FPSI, Agatha Anne Bunanta, menegaskan bahwa IIYPF 2026 merupakan wujud komitmen FPSI dalam membangun masa depan fotografi Indonesia yang berkelanjutan dimana fotografi yang merupakan salah satu subsektor ekonomi kreatif, perlu dibina sejak dini.
“FPSI telah melalui perjalanan panjang selama 52 tahun, dan kami meyakini bahwa keberlanjutan fotografi Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya. Melalui Indonesia International Youth Photo Festival 2026, kami membuka ruang bagi fotografer muda untuk belajar, berkolaborasi, dan berjejaring secara internasional agar mampu berkembang secara kreatif, etis, dan profesional,” ujar Agatha Anne Bunanta.

Panggung Internasional Fotografi Muda
Salah satu kegiatan utama IIYPF 2026 adalah Pameran Foto Internasional bertema “Visual Symphony: Melodies of the World in a Frame” yang diikuti oleh fotografer muda dari 13 negara, meliputi benua Amerika (USA dan Brazil) dan Benua Eropa (Spanyol, Romania, Turki, Cyprus), Timur Tengah (Mesir dan Oman), serta Asia seperti Tiongkok, Filipina, Thailand, Vietnam dan Indonesia.
Pameran Internasional ini menerima 1018 karya dari 380 fotografer muda dari 13 negara. Fotografer muda di Indonesia tersebar dari 19 kota, 78 universitas dan 11 sekolah. Setelah melalui seleksi ketat oleh para Kurator : Agatha Anne Bunanta, MBA (FPSI), Dr. Edial Rusli, S.E.,M.Sn (ISI-Yogyakarta) dan Prof. Dr Harno Dwi Pranowo (UGM). Sebanyak 220 karya dari 214 mahasiswa dan 6 pelajar dari 13 negara telah terpilih untuk dipamerkan. 219 fotografer muda ini tersebar di 16 kota di Indonesia dan berasal dari 57 universitas dan 6 sekolah (setingkat SMP dan SMU). Pameran ini menghadirkan beragam perspektif visual serta isu global dari sudut pandang generasi muda. Pameran Internasional ini juga diakui secara Internasional dan mendapatkan FIAP Auscious dari Organisasi dunia fotografi FIAP (International Federation of Photographic Art; www.fiap.net) yang berada di bawah UNESCO.
Selain pameran, IIYPF 2026 juga menghadirkan berbagai workshop fotografi dengan pembicara dari beragam latar belakang dan genre, mulai dari fotografi jurnalistik, fotografi model, konten kreator, hingga street photography. Kegiatan ini dirancang untuk memperkaya wawasan, meningkatkan keterampilan teknis, serta menumbuhkan semangat eksplorasi dan pembelajaran berkelanjutan.
Edukasi, Kolaborasi, dan Kompetisi
FPSI berkomitmen untuk terus memperluas peran edukatifnya sebagairuang pertemuan dan kolaborasi bagi fotografer muda. Melalui keterlibatan langsung dalam penyelenggaraan kegiatan berskala internasional, FPSI memberikan pengalaman nyata mengenai pentingnya berorganisasi, bekerja sama lintas disiplin, serta bertanggung jawab dalam proses kreatif dan profesional.
Sebagai puncak acara, FPSI menyelenggarakan Lomba Foto on The Spot: “Laga Fotografi Kawula Muda 2026”, sebuah kompetisi yang didukung oleh Himpunan Seni Amatir Yogyakarta (HISFA) , salah satu klub anggota FPSI. Lomba ini dirancang untuk mengasah kreativitas secara cepat dan tepat, menumbuhkan jiwa kompetisi yang sehat, serta menanamkan nilai utama dalam berkarya, yaitu menikmati proses pembelajaran. Lomba foto on the Spot ini direncanakan akan diikuti oleh lebih dari 500 fotografer muda (maximum 25 tahun) dari berbagai daerah di Indonesia.
Rangkaian IIYPF juga menyajikan Bazaar UMKM dan band mahasiswa yang bisa mengasah pengembangan sub sektor ekonomi kreatif.
FPSI berharap1st Indonesia International Youth Photo Festival (IIYPF) 2026 dapat menjadi tonggak penting dalam perjalanan fotografi generasi muda Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta fotografi dunia. Kegiatan ini direncanakan menjadi agenda tahunan dari kegiatan fotografi FPSI di Indonesia.
“Bagi FPSI, fotografi bukan hanya tentang karya yang dipamerkan atau dihasilkan, tetapi tentang proses belajar dan pembentukan karakter. IIYPF 2026 kami hadirkan sebagai ruang tumbuh bagi fotografer muda Indonesia,” tutur Agatha Anne Bunanta.
FPSI menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini , para kolaborator, para sponsor dan semua peserta pameran, workshop dan lomba foto on the spot.***
