prose-petals-harmoni-buku-ruang-dan-waktu
| Doc Devy Lubis
Hotstuff
Prose & Petals: Harmoni Buku, Ruang, dan Waktu
Devy Lubis
Wed, 14 Jan 2026

Di tengah ritme Jakarta yang bergerak seolah tanpa henti, hadir sebuah ruang yang mengajak kita untuk jeda sejenak—melambat, bernapas, dan larut dalam cerita. NIKA x Prose & Petals membuka book-café pertama mereka di Gafoy, Summarecon Mall Kelapa Gading. Menghadirkan kurasi buku internasional yang dikemas dalam atmosfer hangat dan menenangkan.

Selangkah masuk, pengunjung disambut oleh pintu dan dinding kaca yang membuat cahaya alami dari luar mengisi ruangan. Terang, tapi lembut. Modern, tapi intim. Rak-rak bersusun tinggi berdiri dengan elegan. Seluruh koleksi ditata ‘tatap muka’. 

Berjalan ke ujung ruangan, aroma kopi dan manis panggang roti dari bar NIKA seakan memanggil. Secangkir minuman dan setangkup kudapan memberi pengalaman membaca yang lebih hidup dan multisensori.

Prose & Petals yang merupakan bagian dari Gramedia, hadir dengan konsep yang berbeda dari toko buku konvensional. Bukan sekadar menawarkan deretan judul, mereka menghadirkan kurasi—koleksi internasional yang menggugah imajinasi, membuka perspektif global, sekaligus relevan dengan keseharian.

“Niat kami sederhana,” ujar Immaculata Adhista, representatif Gramedia, “Menghadirkan pengalaman membaca yang dekat, personal, dan bermakna di mana orang merasa hadir dan terhubung.”

Dan di NIKA, lanjutnya, visi itu menemukan rumah yang tepat. Sebab NIKA merancang ruang yang intimate dan berkarakter. 

Dengan paduan desain minimalis, elemen kayu hangat, ritme garis vertikal-horizontal, hingga alur ruang yang terkesan seperti ‘cerita’, book-café ini mengajak setiap pengunjung untuk berjalan pelan, memilih buku dengan hati, lalu menikmatinya di sudut favorit.

Interior designer untuk NIKA dan Prose & Petals bernama Eric mengungkapkan, ruangan sengaja dibangun secara sekuensial laiknya bab-bab dalam sebuah buku. 

“Ada ketenangan, ada harmoni. Kami ingin setiap orang merasa nyaman untuk membaca, berbincang, dan benar-benar hadir.”

Literatur Dunia di Kelapa Gading

Prose & Petals memilih buku-buku internasional yang tak hanya indah secara cerita, namun juga memiliki “umur karya” panjang. Mulai dari fiksi kontemporer, esai, desain, hingga humaniora’

Koleksi mereka dirancang untuk pembaca yang ingin memperluas wawasan dan mengeksplorasi dunia dari banyak sudut pandang. “Minat terhadap literatur internasional di Indonesia terus tumbuh,” jelas Melissa, kurator.

“Kami ingin membawa referensi global yang relevan dengan perkembangan literasi dunia, sekaligus menghadirkan karya-karya yang mampu bertahan sepanjang waktu.”

Book-Café Pembentuk Ritual

Pembukaan resminya pada awal November 2025 ditandai dengan bincang-bincang ringan bertema Between Stories and Spaces. Sebuah diskusi tentang bagaimana cerita, desain, dan pengalaman sensori membentuk cara manusia menikmati ruang. 

Tema tersebut tercermin jelas dalam konsep book-café. Bukan hanya tempat untuk membaca, tetapi ruang untuk ‘merasa’. “Di sini, membaca bukan kegiatan terburu-buru, tapi semacam ritual,” tutur Melissa. 

Pesan kopi, pilih buku, duduk di balik cahaya lembut yang berpendar dari dinding kaca—dan biarkan waktu berjalan lebih lambat.

NIKA x Prose & Petals: Ruang Literasi yang Hidup

Kolaborasi NIKA dan Gramedia melalui kehadiran Prose & Petals menjadi simbol baru bagi ruang literasi modern. Personal, relevan, indah, dan berkarakter. Tempat di mana literatur berpadu dengan gaya hidup.

“Desain bersinggungan dengan percakapan; dan buku menemukan pembacanya dalam suasana yang hangat dan sarat makna,” tutur Adhista.

Bagi mereka yang mencari tempat untuk rehat sejenak dari hiruk pikuk, memulai ritual membaca baru, atau sekadar menikmati kopi sambil dikelilingi cahaya dan cerita—NIKA x Prose & Petals adalah destinasi yang tak boleh dilewatkan.

Datanglah, duduklah, dan nikmati harmoni antara buku, ruang, dan waktu.

Share
IAPIM
Nyonya Secret

Pilihan Redaksi

Berita Terpopuler

Berita Terbaru