bali-fashion-trend-2025-kala-mode-budaya-dan-gaya-hidup-global-bertemu-di-ubud
| Dok. ISTIMEWA
Fashion
Bali Fashion Trend 2025: Kala Mode, Budaya, dan Gaya Hidup Global Bertemu di Ubud
Devy Lubis
Thu, 15 Jan 2026

Silhouette modern, permainan tekstur yang kaya, dan eksplorasi kain tradisional dalam pendekatan kontemporer menjadi benang merah Bali Fashion Trend 2025 (BFT 2025). 

Pada gelaran yang mengangkat tema ‘BEYOND BEAUTY’, para desainer menghadirkan koleksi yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga merefleksikan arah baru fashion global. Lebih bermakna, berkelanjutan, dan sarat identitas.

Dari casual resort wear yang effortless hingga evening wear berkarakter couture, panggung BFT 2025 menjadi ruang eksperimen kreatif bagi lebih dari 105 desainer nasional dan internasional. Modest fashion dan ethnic contemporary tampil kuat, memperlihatkan bagaimana warisan budaya dapat diterjemahkan ke dalam rancangan-rancangan yang relevan dengan gaya hidup modern.

Diselenggarakan bersama Indonesian Fashion Chamber (IFC) Denpasar Chapter dengan dengan Onyx Park Resort, BFT 2025 berlangsung pada 18–21 Desember 2025 di Ubud, Bali. Lokasi resort yang eksklusif memperkuat atmosfer runway—relaxed yet refined—selaras dengan DNA fashion resort yang menjadi salah satu sorotan utama tahun ini.


Runway with a Global Perspective

Tahun ini, BFT kembali mempertegas posisinya sebagai ajang fashion internasional dengan menghadirkan desainer tamu dari Malaysia, Italia, dan Iran. Dialog lintas budaya terasa kuat dalam setiap koleksi, mempertemukan teknik couture modern, sentuhan craft Nusantara, serta interpretasi baru terhadap kain dan detail tradisional Indonesia.

Tak hanya desainer mapan, lima sekolah mode dari institusi pendidikan terkemuka turut menampilkan karya generasi baru fashion Indonesia. Menawarkan perspektif segar tentang desain, fungsi, dan keberlanjutan.

Fashion with Meaning

Tema “BEYOND BEAUTY” diterjemahkan ke dalam karya-karya yang menempatkan nilai di atas bahasa estetika. Craftsmanship menjadi fokus utama, dengan eksplorasi teknik manual, detail struktural, dan narasi budaya yang mengemuka. 


Koleksi-koleksi ini membuktikan bahwa fashion bisa menjadi medium cerita—tentang identitas, akar budaya, dan visi masa depan.

“Bali Fashion Trend adalah ruang pertemuan kreativitas global dengan identitas budaya Indonesia. Tahun ini kami menghadirkan pengalaman fashion yang lebih mendalam dan relevan dengan perkembangan industri saat ini,” ungkap Neli Gunawan, Chairwoman IFC Denpasar Chapter sekaligus Ketua Panitia BFT 2025.

Sustainable, Wearable, Forward

Senapas dengan semangat dan identitas Indonesian Fashion Chamber, isu sustainable fashion tetap menjadi bagian integral dari kurasi BFT 2025. Banyak koleksi menampilkan material ramah lingkungan, teknik produksi minim limbah, penguatan pada karya perajin lokal, serta desain yang tahan lama dan fungsional.

Pendekatan ini mencerminkan perubahan cara pandang industri bahwa fashion masa depan harus indah sekaligus bertanggung jawab.

Fashion as an Ecosystem

Lebih dari sekadar runway, BFT 2025 menghadirkan business networking, brand presentation, fashion & art installation, hingga talk session dan seminar. Keterlibatan berbagai lembaga strategis memperkuat perannya sebagai platform pengembangan industri, mempertemukan desainer, buyer, media, dan publik dalam satu ekosistem kreatif.

Dengan fokus kuat pada desain, craftsmanship, dan visi masa depan, Bali Fashion Trend 2025 menegaskan dirinya sebagai salah satu barometer fashion Indonesia di panggung global—tempat tren lahir, nilai dirayakan, dan mode terus berevolusi.

Share
IAPIM
Nyonya Secret

Pilihan Redaksi

Berita Terpopuler

Berita Terbaru