keris-penjaga-sejarah-kerajaan-mataram
Pengecekan Kualitas Keris yang Telah Selesai Melalui Proses Tahap Finishing | Foto Dwi Julian
FESTIVAL & CULTURE
Keris: Penjaga Sejarah Kerajaan Mataram
Dwi Julian
Sun, 15 Mar 2026

Saya memacu motor di bawah langit yang mulai gelap dalam perjalanan kali ini. Sesekali saya berhenti untuk bertanya kepada warga sekitar tentang lokasi tujuan saya. Perjalanan yang cukup panjang akhirnya membawa saya ke sebuah sanggar sederhana yang begitu teduh.  

Suara ketukan keras terdengar sesekali—itulah tanda bahwa saya telah sampai. Workshop Sanggar Keris Mataram, tempat tujuan saya, merupakan salah satu pusat pembuatan keris yang berlokasi di Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Berdiri sejak tahun 2005.

Daerah ini secara turun-temurun dikenal sebagai tempat pandai besi, termasuk para pembuat keris. Keris Mataram disebut demikian karena era Mataram kuno menjadi tonggak awal perkembangan keris sebagai simbol budaya dan spiritual. 

Proses pembuatannya ada beberapa tahapan khusus, yang dilakukan oleh dua orang yaitu seorang Empu dan Panja. Mereka bertugas menempa besi dengan pola tertentu untuk menghasilkan keris berkualitas tinggi, didukung oleh satu orang lainnya yang mengatur pembakaran agar sempurna. 


Proses Menempa Keris yang Menjadi Edukasi Bagi Wisatawan di Lokasi ini.

Sebagai bagian tradisi khas Jawa, pembuatan keris biasanya diawali dengan menghitung “weton” atau hari kelahiran pemesan. Metode ini dipercaya mampu menyesuaikan karakter keris dengan pemiliknya. Prosesnya juga sering melibatkan puasa sebagai bentuk laku spiritual sebelum memulai pembuatan keris tertentu.  

Peninggalan budaya keris tidak hanya menjadi ciri khas Indonesia, tetapi beberapa negara ASEAN juga memiliki identitas keris tersendiri, seperti Malaysia, Brunei, Singapura, dan Thailand, yang memiliki versi keris mereka sendiri. Pada tahun 2005, UNESCO mengakui keris sebagai salah satu warisan budaya takbenda dunia yang berasal dari Indonesia.  

Sanggar Keris Mataram pun berperan penting dalam pelestarian dan edukasi soal keris kepada masyarakat luas. Pengunjung bisa menyaksikan langsung proses pembuatannya, mencoba belajar menempa keris, serta menjelajahi koleksi berbagai jenis keris di museum dan galeri sanggar tersebut. Jumlah tradisi dan nilai budaya yang tertanam dalam satu bilah keris membuatnya menjadi lebih dari hanya sebuah senjata; ia adalah simbol kekayaan sejarah dan jiwa bangsa. ***


Share
Banner Odhua
Nyonya Secret
Ciputral Hotel JKT

Pilihan Redaksi

Berita Terpopuler

Berita Terbaru