bermimpilah-kau-kukejar-refleksi-60-tahun-lexi-mbudiman
Lexi M. Budiman menerima ucapan selamat ulang tahun dari keluarga. | Dok Istimewa
OPINI
“Bermimpilah, Kau Kukejar”: Refleksi 60 Tahun Lexi M.Budiman
By Rusman Madjulekka
Sun, 24 May 2026

Ada lima aktivis mahasiswa tingkat akhir berkumpul di kampus negeri tertua di Makassar, Sulawesi Selatan. Sore itu, mereka sepakat lalu bergegas menemui seniornya. Yang punya koneksi luas di Jakarta dan belum lama pulang dari negeri “Paman Sam” menyelesaikan pendidikan S3-nya.

Satu per satu dari mereka ditanya dengan pertanyaan sama: “Mau jadi apa setelah lulus?”

“Mau jadi dosen,” jawab aktivis mahasiswa yang berambut ikal dan bertubuh ceking. Yang lainnya menjawab mau jadi peneliti, penggiat LSM, dan politisi. 

Yang terakhir, kamu? 

“Saya mau jadi orang kaya,” kata lelaki bertubuh pendek dan berwajah Tionghoa. Jawaban spontannya bikin kawan dan seniornya terkesima keheranan bercampur kagum. Anak muda itu yang kelak dikenal banyak orang bernama: Lexi Mailowa Budiman. 

Sepenggal kisah Lexi - begitu ia biasa dipanggil- pada lebih tiga dekade silam itu, mungkin dulu hanya menjadi kenangan atau catatan kecil dalam album memori perjalanan hidup. Tapi kini jejak-jejaknya seakan menemukan titik-titik relevansi yang bertautan. 


Setidaknya hal itu terungkap dalam acara syukuran dan perayaan sederhana ulang tahun usia ke-60 Lexi di Jakarta, Kamis 21 Mei 2026. “Bermimpilah setinggi-tingginya, karena bermimpi itu tidak dibayar. Jadi jangan takut bermimpi,” katanya. 

Sudah lama tak bertemu Lexi. Yang semenjak mahasiswa sudah dikenal ulet dan berjiwa wirausaha.Peluang sekecil pun dicreate menghasilkan cuan. Sejak dia hijrah ke Jawa dan Bali saya tak pernah lagi mengetahui kiprahnya. Tahu-tahu saya mendengar ia sudah menjadi pengusaha sukses di ibukota. 

Terakhir kali saya berjumpa pada acara grand launching “Deheng House” miliknya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, beberapa bulan lalu. Waktu itu saya datang bersama Makhfud Sappe, kawan fotografer yang mengawaki majalah Lionmag. Atau bisa baca tulisan saya, “Deheng house bertabur bintang rasa dan melodi” di lionmag.id.

“Deheng House ini jadi pembuktian perjuangan anak band dari kampus di Makassar mewujudkan mimpinya,” kata Hendra Sinadia,sahabatnya bermusik sejak dari kampus Unhas Tamalanrea.

Lexi lahir di kampung Jongaya, selatan kota Makassar. Ayahnya Loa Yau Bio, berasal dari Fu Sian, Tiongkok yang kemudian menikahi gadis Bugis Maros, Deheng Daeng Tino. Dalam sejarah Makassar, daerah Jongaya tempat Lexi kecil bermukim menjadi potret leburnya berbagai identitas etnis dan budaya.           

Di malam memperingati hari kelahirannya, saat didaulat MC memberikan sambutan, suara Lexi terdengar pelan. Sesekali mengumbar senyum. Ia mengenakan baju kaos lengan pendek putih dipadukan celana panjang jeans biru tua. 


“Saya kira masih berumur empat puluh satu, eh ternyata sudah masuk usia lansia,” ujarnya disambut tawa tamu undangan. 

Dengan penampilan casual ia kelihatan lebih muda. Setidaknya bagi pria seumurnya. Ketika saya mengalihkan pandangan ke kaki, sepatunya bukan yang wah atau bermerek dengan harga mahal. Sama sekali tidak terlihat layaknya big bos. Begitulah kesan saya, malam itu.

Melihat penampilan Lexi saya jadi teringat bos Tesla dan CEO SpaceX sekaligus orang terkaya dunia, Elon Musk, saat bertemu Presiden Indonesia Joko Widodo, Sabtu (14/5/2022) di pabrik produksi roket SpaceX, Boca Chica, Amerika Serikat. 

Kaos oblong yang dipakai Elon saat itu banyak mendapat sorotan para netizen. Komentarnya bermacam-macam. Kabarnya kaos itu dibanderol harga US$30 atau setara Rp 435 ribu (kurs Rp14.500).

Rupanya tak hanya Elon yang memiliki hobi bergaya santai di berbagai acara. Pun Mark Zuckerberg hingga mendiang Steve Jobs terlihat dengan gaya santai mereka dihadapan publik. 

Banyak yang bilang gemerlap panggung dunia kerap membuai seseorang. Uang, bisnis moncer, dan popularitas yang menempel, bahkan tak jarang mengubah perangai dan perilaku bak pesohor atau selebritas kagetan. Rasanya tak berlaku bagi seorang Lexi.  

Setelah menapaki karir, melewati proses puluhan tahun dunia usaha, dan deretan prestasi yang ditorehkan, Lexi tak banyak berubah. Bahkan saat dipucuk pimpinan sekalipun. Ia masih dengan pembawaan yang sama. Dan masih suka pakai baju kaos. Hanya bedanya, kaosnya lebih stylish.****


Share
Deheng House
Penta
Nyonya Secret

Pilihan Redaksi

Berita Terpopuler

Berita Terbaru